Teorema Norton
Teorema Norton menyatakan bahwa dimungkinkan
untuk menyederhanakan suatu rangkaian yang linier, tidak peduli seberapa kompleks
rangkaian itu, menjadi sebuah rangkaian ekivalen yang terdiri dari sebuah sumber
arus yang disusun parallel dengan sebuah resistansi yang biasanya dihubungkan juga
ke beban. Seperti pada teoremaThevenin, kualifikasi “linier” disini identik dengan
yang ditemukan pada Teorema Superposisi : semua persamaan harus linier (tidak mengandung
perpangkatan atau akar).
Misalkan ada rangkaian seperti pada gambar
berikut ini :
Setelah konversi
Norton
Ingat bahwa sebuah sumber arus
adalah sebuah komponen yang kerjanya untuk menyediakan arus yang nilainya konstan, seberapapun tegangan yang
diperlukan beban, sumber arus yang ideal akan tetap menyuplai arus yang
konstan.
Seperti pada teorema thevenin, semua
yang ada pada rangkaian asli kecuali resistansi beban disederhanakan dan direduksi
menjadi suatu rangkaian yang ekivalen yang lebihs ederhana untuk
dianalisa. Juga sama seperti teorema Thevenin, cara untuk mendapatkan rangkaian
pengganti Norton harus menghitung nilai arus Norton (INorton)
dan resistansi nortonnya (RNorton).
Sama seperti sebelumnya, langkah pertama
adalah memngidentifikasi resistansi beban dan menyingkirkannya
dari rangkaian asli :
Kemudian, untukmenghitungnilaiarus
Norton (sebagaisumberaruspadarangkaianekivalenNortonnya), ubah terminal terbuka
yang ditempatiresistansibebantadidenganhubungsingkat (short circuit)
sedangkanpadateoremaThevenintadi, terminal resistansibebandibuat open circuit.
Denganmenggunakananalisaapasaja,
andaakanmemperolehrangkaiansepertipadagambarini:
MakasumberarusNortonnyaadalah 14 A.
UntukmenghitungresistansiNortonnya
(RNorton), kitamelakukanhal yang samaspertisaatmenghitungresistansiThevenin:darirangkaian yang asli
(tanpa resistor beban), singkirkan/matikansemuabeban (denganaturan yang
samasepertiTeoremaSuperposisi : sumbertegangandiganti short circuit
sedangkansumberarus: open circuit) laluhitungresistansi yang ‘terlihat’
darititik-titik yang ditempatiresistansibeban.
Setelahsumber-sumbernyadimatikan,
maka resistor R1dan R3akantampaktersusunparalelbiladilihatdaritempatresistansibeban.
Makaresistansi Norton dapatdihitung
RNorton = R1
|| R3 = 4 Ω || 1 Ω = 0.8 Ω
Sekarang, rangkaianekivalenNortonnya
yang dihubungkanjugadenganresistansibeban (R2)
tampaksepertipadagambarberikutini:
Sekarang,
kitaakanlebihmudahmenghitungarusdantegangan resistor beban (R2).
IR2 = INorton
× (RNorton) / (RNorton + R2)
= 14 × (0.8) / (2 + 0.8) = 4 A
VR2 = IR2
× R2 = (4 A) (2 Ω) = 8 V
SamasepertipadarangkaianekivalenThevenin,
kitahanyabisamemperolehinformasidarianalisainiyaituteganganadanarusdari R2.Namunperhitunganinilebihsederhana,
apabila resistor bebaniniberubah-ubahnilainya.Jadikitatidakperlumenganalisarangkaiansecarakeseluruhanapabilaresistansibebannyaberubah.
Ekivalensi
(Kesamaan) Thevenin-Norton
KarenateoremaThevenindan Norton
adalahmetode yang samadalammereduksirangkaian yang kompleksmenjadirangkaian
yang lebihsederhana,
makaadasuatucarauntukmengkonversikanrangkaianekivalenTheveninmenjadirangkaianekivalen
Norton, begitu pula sebaliknya.
AndadaptmemperhatikanbahwaproseduruntukmenghitungresistansiTheveninadalahsamadenganproseduruntukmenghitungresistansi
Norton: matikansemuasumberdanhitungresistansi yang terlihatdarititikbeban yang
terbuka. Sepertipadacontohsebelumnya, resistansi Norton
dantheveninmemilikinilai yang sama. Dari keduacontoh sola sebelumnya,
diketahuibahwa
Rthevenin
= RNorton = 0.8 Ω
Berdasarkanfaktaini,
rangkaianekivalenkeduateoremasama-samaterdiridarisebuahsumbertunggal yang
dirangkaidenganresistansitunggal.Hal
iniberartibaikituteoremaTheveninmaupun Norton memilikirangkaianekivalensi yang
harusnyabisamemproduksitegangan yang nilainyasamapada terminal yang terbuka
(tanpa terhubungdenganbeban). Jadi, teganganTheveninsamadenganarus Norton
dikalikandenganresistansi:
Ethevenin=
INortonRNorton
Jadi,
apabilakitainginmengubahrangkaianekivalen Norton menjadirangkaian
ekivalenThevenin, kitabisamenggunakanresistansi yang
samadanmenghitungsumberteganganThevenindenganhukum Ohm).
Begitujugasebaliknya,
apabilakitainginmengubahrangkaianekivalenTheveninmenjadirangkaianekivalen Norton, kitabisamenggunakanhukum Ohm
untukmenghitungnilaiarusNortonnya:
INorton
= Ethvenin / Rthevenin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar